Permintaan Menteri Kominfo pada BP3TI untuk DBT Dipercepat

Jakarta –  Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meminta Badan Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) untuk mengebut proyek desa broadband agar pada 2019 semua lapisan masyarakat merasakan internet cepat. Permintaan tersebut ia ungkapkan pada Malam Penghargaan dan Apresiasi KPU/USO 2017 (25/7/2017).

“Pada 2019 nanti tidak ada wilayah di Indonesia yang tidak ada akses broadband. Kita harus bisa menjangkau 100 ribu lebih sekolah,10 ribu lebih kecamatan, dan 70 ribu lebih desa,” ungkap Rudiantara.

Dikatakannya, BP3TI memiliki tanggungjawab tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga ke operator. Kewajiban Pelaksanaan Universal/Universal Service Obligation (KPU/USO) merupakan program pemerataan pembangunan telekomunikasi dan informatika yang diprioritaskan di daerah terluar/perbatasan, desa tertinggal, desa terpencil, daerah rintisan dan daerah yang tidak layak secara ekonomis serta wilayah yang belum terjangkau akses dan layanan telekomunikasi.

Kebijakan tersebut diambil Pemerintah untuk memastikan aksesibilitas telekomunikasi secara merata dan afordabilitas masyarakat tehadap layanan dengan tetap menjaga sustainabilitas industri telekomunikasi agar senantiasa mampu memberikan layanan yang berkualitas.